Panduan Produk

Kanstin dan Paving Block: Pelengkap Proyek Trotoar dan Drainase

10 Juli 20264 menit baca

Selain U-Ditch dan Box Culvert, proyek trotoar biasanya juga membutuhkan kanstin dan paving block. Kenali fungsi masing-masing.

Kembali ke Artikel
N3

Tim Teknis N3 Precast

Pabrik beton pracetak di Palu, Sulawesi Tengah · 10 Juli 2026

Fungsi Kanstin Beton dalam Proyek Trotoar

Kanstin beton berfungsi sebagai pembatas tegas antara area trotoar, jalan, dan taman — mencegah tanah atau paving bergeser keluar dari batas yang ditentukan, sekaligus memberi garis visual yang rapi pada tepi jalan atau median.

Memilih Paving Block: 6cm vs 8cm

Paving block tebal 6cm sudah cukup untuk area pejalan kaki dan halaman dengan beban ringan. Untuk area yang akan dilalui kendaraan, meski hanya kendaraan ringan seperti motor atau mobil pribadi di area parkir, sebaiknya gunakan paving block tebal 8cm yang lebih kuat menahan tekanan roda berulang.

Kombinasi Ideal untuk Proyek Trotoar Lengkap

Proyek trotoar yang lengkap biasanya menggabungkan U-Ditch atau Box Culvert sebagai saluran drainase di bawah atau di samping jalur, kanstin sebagai pembatas tepi, paving block sebagai permukaan pejalan kaki, dan guiding block bagi jalur yang perlu ramah disabilitas. Memesan seluruh kebutuhan dari satu supplier memudahkan koordinasi spesifikasi dan jadwal pengiriman ke lokasi proyek.

Kanstin, paving block, dan guiding block tersedia lengkap dalam satu katalog aksesoris.

Lihat Katalog Aksesoris